Di
seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda,
yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis,
kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan
dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia. Namun
demikiankah yang terjadi? Ternyata tidak.
Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan-kepercayaan tahayul ini
ternyata tetap eksis dan bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak
segi kehidupan masyarakatnya. Kepercayaan-kepercayaan ini bahkan ikut
mewarnai arsitektural kota dan juga gedung-gedung pencakar langit.
Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang
namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka
tersebut tidak membawa hoki. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka
sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya. Kalau kita
perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi dunia, Anda
tidak akan jumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12 maka langsung
‘loncat’ ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena
ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.
Mengapa angka 13
dianggap angka yang membawa kekurang-beruntungan? Sebenarnya,
kepecayaan tahayul dan aneka mitos yang ada berasal dari pengetahuan
kuno bernama Kabbalah. Kabalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, yang
telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun yang
kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal,
dan sebagainya—terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian
mengangkatnya menjadi satu gerakan politis—dan sekarang ini, ajaran
Kabbalah telah menjadi tren baru di kalangan selebritis dunia.
Bangsa Yahudi sejak dahulu merupakan kaum yang secara ketat memelihara
Kabbalah. Di Marseilles, Perancis Selatan, bangsa Yahudi ini membukukan
ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan lewat lisan dan secara
sembunyi-sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar
mengutak-atik angka-angka (numerologi), sehingga mereka dikenal pula
sebagai sebagai kaum Geometrian.
Menurut mereka, angka 13
merupakan salah satu angka suci yang mengandung berbagai daya magis dan
sisi religius, bersama-sama dengan angka 11 dan 666. Sebab itu, dalam
berbagai simbol terkait Kabbalisme, mereka selalu menyusupkan unsur
angka 13 ke dalamnya. Kartu Tarot misalnya, itu jumlahnya 13. Juga Kartu
Remi, jumlahnya 13 (As, 2-9, Jack, Queen, King).
Penyisipan simbol angka 13 terbesar sepanjang sejarah manusia dilakukan
kaum ini ke dalam lambang negara Amerika Serikat. The Seal of United
States of America yang terdiri dari dua sisi (Burung Elang dan Piramida
Illuminati) sarat dengan angka 13.
Inilah buktinya:
-13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang David.
-13 garis di perisai atau tameng burung.
-13 daun zaitun di kaki kanan burung.
-13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.
-13 anak panah.
-13 bulu di ujung anak panah.
-13 huruf yang membentuk kalimat ‘Annuit Coeptis’
-13 huruf yang membentuk kalimat ‘E Pluribus Unum’
-13 lapisan batu yang membentuk piramida.
-13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.
Selain menyisipkan angka 13 ke dalam lambang negara, logo-logo
perusahaan besar Amerika Serikat juga demikian seperti logo McDonalds,
Arbyss, Startrek. Com, Westel, dan sebagainya. Angka 13 bisa dilihat
jika logo-logo ini diputar secara vertikal. Demikian pula, markas besar
Micosoft disebut sebagai The Double Thirteen atau Double-13, sesuai
dengan logo Microsoft yang dibuat menyerupai sebuah jendela (Windows),
padahal sesungguhnya itu merupakan angka 1313.
Uniknya, walau angka 13 bertebaran dalam berbagai rupa, bangsa Amerika
rupa-rupanya juga menganggap angka 13 sebagai angka yang harus
dihindari. Bangunan-bangunan tinggi di Amerika jarang yang menggunakan
angka 13 sebagai angka lantainya. Bahkan dalam kandang-kandang kuda
pacuan demikian pula adanya, dari kandang bernomor 12, lalu 12a,
langsung ke nomor 14. Tidak ada angka 13.
Kaum Kabbalis sangat mengagungkan angka 13, selain tentu saja
angka-angka lainnya seperti angka 11 dan 666. Angka ini dipakai dalam
berbagai ritual setan mereka. Bahkan simbol Baphomet atau Kepala Kambing
Mendez (Mendez Goat) pun dihiasi simbol 13. Itulah sebabnya angka 13
dianggap sebagai angka sial karena menjadi bagian utama dari ritual
setan.
Friday the 13th adalah Hari sial?
Berdasarkan hasil penelitian dari Dr Donald Dossey seorang psikoterapi
khusus dlm bidang “phobia” = takut dlm bhs Yunani, di AS saja ada lebih
dari 21 juta orang yang memiliki penyakit “paraskevidekatriap hobia”
atau rasa takut akan hari Jumat tgl 13. Dan menurut laporan dari “The
Stress Management Center and
Phobia Institute” di Asheville – AS, tenyata setiap hari Jumat tgl 13,
ekonomi Amerika mengalami kerugian antara 800 s/d 900 juta AS$, karena
banyak orang yg ogah travelling, bekerja ataupun melakukan
kegiatan bisnis apapun juga.
Kenapa angka 13 adalah angka sial ?
Sedangkan kepercayaan 13 sebagai nomor sial itu timbulnya dari orang
Kristen, karena Yudas menduduki kursi yg 13 dan ia menjual Yesus tepat
jam 13.00. Disamping itu angka tsb berada satu poin diatas angka
sempurna 12 atau melebihi kekuatan puncak, maka dgn mana otomatis akan
membawa sial, maklum murid Yesus terdiri dari 12 orang, suku Israel 12,
siang-malam 12 jam, bulan 12, dewa Olympus 12.
Bila numerologi Barat memandang angka 13 sebagai angka sial, hal yang
sama berlaku pula di masyarakat Cina. Namun mungkin dilihat dari sudut
pandang yang berbeda. “Kalau dijumlah 1+3 hasilnya 4. Dan angka ‘empat’
sendiri dalam bahasa Cina bila diucapkan dengan intonasi berbeda (sie)
bisa memberikan 2 makna yaitu empat dan mati = sial!
Bahkan kalau dihitung tgl 13 Oktober 2006 ini adalah benar-benar angka
sial tulen cobalah Anda jumlahkan: 13-10-2006 = 1+3+1+0+2+6 = 13
(tigabelas lagi)
Dan apabila nama Anda terdiri dari 13 abjad maka ini harus hati2 sebab
para pembunuh sadis memiliki nama yg terdiri dari 13 abjad lihat saja:
Jack the Rippe, Charles Manson, Theodore Bundy dan Albert De Salvo.
Trikaideka-phobia , takut akan angka 13, sedemikian hebatnya sehingga
kalau anda makan malam di Hotel berbintang Savoy di London, dan
kebetulan anda datang rame2 ber 13 maka si Manager Hotel Mr Paul, akan
cepat2 mengeluarkan mascot dua kucing hitam yg didudukan di kursi khusus
, untuk menemani anda sekalian dimeja makan! Biar yg makan jadi 15,
kalau tidak, “It is believed that one of the 13 diners will die within a
year. Begitu wanti2 sang manager.
Berapa banyak hotel atau permukiman yang pantang mencantumkan angka 13
untuk nomor lantai, kamar, maupun rumah. Lotere di Itali, Perancis tidak
ada nomer 13 nya. Begitu juga tidak ada nama jalan di Amerika yang
menggunakan 13th Street atau 13th Avenue .
Darimana timbulnya kepercayaan ini? Diduga, Pythagoras – figur seniman,
filsuf, dan guru dari abad 6 SM, secara tak langsung mendorong para
pengikutnya melahirkan pemahaman baru, numerologi.
Apakah disemua Negara Eropa mereka takut akan Hari Jumat tgl 13 ? Tidak
sebab di negara-negara Amerika Latin, di Yunani maupun di Spanyol hari
“Selasa” tgl 13 adalah hari sial, sehingga ada pepatah “En martes, ni te
cases ni te embarques” = di hari Selasa janganlah melakukan perkimpoian
ataupun perjalanan.
Sedangkan di Italy hari sialnya adalah hari Jumat tgl 17.
Tetapi bagaiman dgn di Indonesia ? Disini kita percaya bahwa angka 12
adalah angka sial buktinya orang sering ngomong ‘Cilaka 12″
Secara umum, phobia
adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi,
atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk ngejauhin sesuatu
yang ditakuti itu.
Bedanya sama rasa takut biasa adalah, hal yang ditakuti sebenarnya nggak menyeramkan untuk sebagain besar orang.
Phobia terjadi karena adanya faktor biologis di dalam tubuh, seperti
meningkatnya aliran darah dan metabolisme di otak. Bisa juga karena ada
sesuatu yang nggak normal di struktur otak. Tapi kebanyakan psikolog
setuju, phobia lebih sering disebabkan oleh kejadian traumatis.
Berikut Macam-Macam Nama Phobia Yang Artikel Aneh Unik Menarik Kumpulkan Dari Berbagai Sumber
Ablutophobia - Takut mencuci atau mandi. Acarophobia - Takut pada rasa gatal atau serangga yang menyebabkan gatal. Acerophobia - Takut akan rasa asam. Achluophobia - Takut akan gelap/kegelapan. Acousticophobia - Takut akan suara. Acrophobia - Takut akan ketinggian. Aerophobia - Takut meneguk, menelan udara,atau material beracun yang ada di udara. Aeroacrophobia - Takut akan tempat tinggi yang terbuka. Aeronausiphobia - Takut akan muntah atau mabuk udara. Agateophobia - Takut akan kegilaan. Agliophobia - Takut akan rasa sakit. Agoraphobia
- Takut pada tempat terbuka, takut di kerumunan orang, tempat umum
seperti pasar. Takut untuk meninggalkan tempat yang aman. Agraphobia - Takut akan pelecehan seksual. Agrizoophobia - Takut aklan binatang liar. Agyrophobia - Takut pada jalan atau menyebrang jalan. Aichmophobia - Takut pada jarum atau benda benda yang mempunyai ujung. Ailurophobia - Takut pada kucing. Albuminurophobia - Takut akan penyakit ginjal. Alektorophobia - Takut pada ayam. Algophobia - Takut pada rasa sakit. Alliumphobia - Takut pada bawang putih. Allodoxaphobia - Takut akan pendapat orang. Altophobia - Takut akan ketinggian. Amathophobia - Takut akan debu. Amaxophobia - Takut mengendarai mobil. Ambulophobia - Takut berjalan. Amnesiphobia - Takut amnesia. Amychophobia - Takut pada goresan atau takut tergores. Anablephobia - Takut melihat ke atas. Ancraophobia - Takut pada angin. (Anemophobia) Androphobia - Takut pada laki-laki. Anemophobia - Takut pada angin.(Ancraophobia) Anginophobia - Takut radang tenggorokan, tersedak. Anglophobia - Takut pada negara dan kebudayaan inggris, dll. Angrophobia - Takut pada kemarahan atau takut marah. Ankylophobia - Takut sikap tak bergerak suatu sambungan. Anthrophobia or Anthophobia - Takut pada bunga. Anthropophobia - Takut pada orang atau masyarakat. Antlophobia - Takut akan banjir. Anuptaphobia - Takut hidup sendiri. Apeirophobia - Takut akan sesuatu yang tak berakhir. Aphenphosmphobia - Takut disentuh. (Haphephobia) Apiphobia - Takut pada lebah. Apotemnophobia - Takut kepada orang yang diamputasi. Arachibutyrophobia - Takut pada selai kacang yang menempel pada langit-langit mulut. Arachnephobia or Arachnophobia - Takut pada laba-laba. Arithmophobia - Takut pada angka. Arrhenphobia - Takut pada laki-laki. Arsonphobia - Takut pada api. Asthenophobia - Takut pingsan dan takut lemah. Astraphobia or Astrapophobia - Takut pada guntur dan kilat.(Ceraunophobia, Keraunophobia) Astrophobia - Takut pada bintang-bintang atau hal yang berhubungan dengan angkasa. Asymmetriphobia - Takut pada benda-benda asimetris. Ataxiophobia - Takut akan ataxia. (diskoordinasi otot) Ataxophobia - Takut akan ketidakteraturan atau ketidakrapihan. Atelophobia - Takut akan ketidaksempurnaan. Atephobia - Takut akan runtuh atau reruntuhan. Athazagoraphobia - Takut dilupakan atau diabaikan atau terlupakan. Atomosophobia - Takut akan ledakan atom. Atychiphobia - Takut akan kegagalan. Aulophobia - Takut akan seruling. Aurophobia - Takut pada emas. Auroraphobia - Takut akan cahaya di utara. Autodysomophobia - Takut pada orang yang berbau tidak sedap. Automatonophobia
- Takut pada boneka yang berbicara melalui suara perut ,
makhluk-makhluk animasi, patung lilin - segala sesuatu yang secara
memberikan sensasi hidup Automysophobia - Takut kotor. Autophobia - Takut ditinggal sendiri atau menyendiri. Aviophobia or Aviatophobia - Takut terbang.
Bacillophobia - Takut pada mikroba. Bacteriophobia - Takut pada bacteria. Ballistophobia - Takut pada peluru dan peluru kendali. Bolshephobia - Takut pada Bolsheviks. Barophobia - Takut pada gravitasi. Basophobia or Basiphobia - ketidakmampuan untuk berdiri. Takut untuk berjalan atau jatuh. Bathmophobia - Takut akan tangga atau tempat sempit. Bathophobia - Takut kedalaman. Batophobia - Takut ketinggian atau dekat dengan bangunan tinggi. Batrachophobia - Takut pada binatang amphibi, seperti katak, kadal air, salamander, dll. Belonephobia - Takut pada peniti dan jarum. (Aichmophobia) Bibliophobia - Takut pada buku. Blennophobia - Takut pada lumpur/kotoran. Bogyphobia - Takut pada bogey atau bogeyman. Botanophobia - Takut pada tanaman. Bromidrosiphobia or Bromidrophobia - Takut pada bau badan. Brontophobia - Takut pada guntur dan petir. Bufonophobia - Takut pada kodok.
Cacophobia - Takut akan keburukan. Cainophobia or Cainotophobia - Takut pada hal yang baru, kesenangan baru. Caligynephobia - Takut pada wanita cantik. Cancerophobia or Carcinophobia - Takut kanker. Cardiophobia - Takut pada hati/jantung. Carnophobia - Takut pada daging. Catagelophobia - Takut ditertawakan. Catapedaphobia - Takut melompat dari tempat tinggi dan tempat rendah. Cathisophobia - Takut untuk duduk. Catoptrophobia - Takut akan cermin. Cenophobia or Centophobia - Takut pada hal atau ide baru. Ceraunophobia or Keraunophobia - Takut pada guntur dan petir.(Astraphobia, Astrapophobia) Chaetophobia - Takut pada rambut. Cheimaphobia or Cheimatophobia - Takut pada hawa dingin.(Frigophobia, Psychophobia) Chemophobia - Takut pada bahan kimia atau bekerja dengan bahan kimia. Cherophobia - Takut pada keriangan/kegembiraan. Chionophobia - Takut pada salju. Chiraptophobia - Takut disentuh. Chirophobia - Takut pada tangan. Cholerophobia - Takut marah atau takut pada kolera. Chorophobia - Takut menari. Chrometophobia or Chrematophobia - Takut pada uang. Chromophobia or Chromatophobia - Takut pada warna. Chronophobia - Takut pada waktu. Chronomentrophobia - Takut pada jam. Cibophobia - Takut pada makanan.(Sitophobia, Sitiophobia) Claustrophobia - Takut pada ruang terbatas. Cleithrophobia or Cleisiophobia - Takut terkunci di tempat tertutup. Cleptophobia - Takut kecurian. Climacophobia - Takut pada tangga, mamanjat, atau takut jatuh dari tangga. Clinophobia - Takut untuk tidur. Clithrophobia or Cleithrophobia - Takut untuk disertakan. Cnidophobia - Takut pada sengatan. Cometophobia - Takut pada komet. Coimetrophobia - Takut pada kuburan. Coitophobia - Takut unutk bersetubuh. Contreltophobia - Takut akan pelecehan seksual. Coprastasophobia - Takut akan sembelit. Coprophobia - Takut pada kotoran/tinja. Consecotaleophobia - Takut pada sumpit. Coulrophobia - Takut pada badut. Counterphobia - Preferensi para phobia untuk situasi yang menakutkan. Cremnophobia - Takut pada situasi berbahaya. Cryophobia - Takut pada dingin yang ekstrim, es atau beku. Crystallophobia - Takut pada kristal atau kaca. Cyberphobia - Takut pada komputer atau bekerja menggunakan komputer. Cyclophobia - Takut pada sepeda roda dua. Cymophobia or Kymophobia - Takut pada ombak atau gerkan menyerupai ombak. Cynophobia - Takut apada anjing atau rabies. Cypridophobia
or Cypriphobia or Cyprianophobia or Cyprinophobia - Takut pada wanita
tuna susila or penularan penyakit melalui hubungan intim.
Decidophobia - Takut untuk mengambil keputusan. Defecaloesiophobia - Takut akan pergerakan isi perut yang menyakitkan. Deipnophobia - Takut akan makan malam dan obrolan pada saat makan malam. Dementophobia - Takut akan kegilaan. Demonophobia or Daemonophobia - Takut pada iblis. Demophobia - Takut pada kerumunan orang. (Agoraphobia) Dendrophobia - Takut pada pohon. Dentophobia - Takut pada doktor gigi. Dermatophobia - Takut pada luka kulit. Dermatosiophobia or Dermatophobia or Dermatopathophobia - Takut pada penyakit kulit. Dextrophobia - Takut pada benda yang ada di sebelah kanan badan. Diabetophobia - Takut pada diabetes. Didaskaleinophobia - Takut pergi ke sekolah. Dikephobia - Takut akan keadilan. Dinophobia - Takut akan kepeningan/kepusinngan atau whirlpool. Diplophobia - Takut akan penglihatan ganda. Dipsophobia - Takut pada minuman. Dishabiliophobia - Takut membuka baju didepan seseorang. Domatophobia - Takut pada rumah atau berada di dalam rumah.(Eicophobia, Oikophobia) Doraphobia - Takut pada bulu, atau bulu binatang. Doxophobia - Takut mengemukakan pendapat atau menerima pujian. Dromophobia - Takut menyebrang jalan. Dutchphobia - Takut pada orang belanda. Dysmorphophobia - Takut pada kelainan bentuk/bentuk yang cacat. Dystychiphobia - Takut pada kecelakaan.
Ecclesiophobia - Takut pada gereja. Ecophobia - Takut pada kampung halaman/rumah sendiri. Eicophobia - Takut pada lingkungan sekitar rumah.(Domatophobia, Oikophobia) Eisoptrophobia - Takut pada cermin atau melihat diri sendiri pada cermin. Electrophobia - Takut pada listrik. Eleutherophobia - Takut akan kebebasan. Elurophobia - Takut pada kucing. (Ailurophobia) Emetophobia - Takut muntah/ muntahan. Enetophobia - Takut pada peniti. Enochlophobia - Takut pada kerumunan orang. Enosiophobia or Enissophobia - Takut mengalami dosa tak termaafkana atau takut kecaman. Entomophobia - Takut pada serangga. Eosophobia - Takut pada senja atau subuh. Ephebiphobia - Takut pada anak muda. Epistaxiophobia - Takut pada hidung berdarah. Epistemophobia - Talut pada ilmu pengetahuan. Equinophobia - Takut pada kuda. Eremophobia - Takut sendirian atau ditinggal sendirian. Ereuthrophobia - Takut muka memerah. Ergasiophobia - 1) Takut pada pekerjaan. 2) ahli bedah : Takut untuk mengoperasi. Ergophobia - Takut unutk bekerja. Erotophobia - Takut pada cinta seksual atau pertanyaan seksual. Euphobia - Takut mendengarkan kabar baik. Eurotophobia - Takut pada alat kelamin wanita. Erythrophobia or Erytophobia or Ereuthophobia - 1) Takut pada lampu merah. 2) memerah. 3) warna merah.
Febriphobia or Fibriphobia or Fibriophobia - Takut akan demam. Felinophobia - Takut pada kucing. (Ailurophobia, Elurophobia, Galeophobia, Gatophobia) Francophobia - Takut pada negara dan kebudayaan perancis. (Gallophobia, Galiophobia) Frigophobia - Takut dingin atau benda-benda yang dingin.(Cheimaphobia, Cheimatophobia, Psychrophobia)
Galeophobia or Gatophobia - Takut pada Kucing. Gallophobia or Galiophobia - Takut pada negara dan kebudayaan perancis. (Francophobia) Gamophobia - Takut akan pernikahan. Geliophobia - Takut tertawa. Geniophobia - Takut pada dagu. Genophobia - Takut pada sex. Genuphobia - Takut pada lutut. Gephyrophobia or Gephydrophobia or Gephysrophobia - Takut melewati jembatan. Germanophobia - Takut pada bangsa dan kebudayaan jerman. Gerascophobia - Takut menjadi tua. Gerontophobia - Takut pada orang tua/lanjut usia dan takut menjadi tua. Geumaphobia or Geumophobia - Takut pada cita rasa/selera. Glossophobia - Takut berbicara di depan umum, atau takut mencoba untuk berbicara. Gnosiophobia - Takut pada ilmu pengetahuan. Graphophobia - Takut unutk menulis atau takut pada tulisan tangan. Gymnophobia - Takut pada kedaan telanjang. Gynephobia or Gynophobia - Takut pada wanita.
Hadephobia - Takut neraka. Hagiophobia - Takut pada orang suci dan segala sesuatu yang suci. Hamartophobia - Takut berbuat dosa. Haphephobia or Haptephobia - Takut disentuh. Harpaxophobia - Takut dirampok. Hedonophobia - Takut melakukan/mendapat kesenangan. Heliophobia - Takut pada matahari. Hellenologophobia - Takut pada istilah-istilah yunani atau terminologi ilmu pengetahuan yang kompleks. Helminthophobia - Takut dikerubuti oleh cacing. Hemophobia or Hemaphobia or Hematophobia - Takut pada darah. Heresyphobia or Hereiophobia - Takut akan tantangan pada ajaran resmi atau penyimpangan radikal. Herpetophobia - Takut pada reptil atau binatang merayap yang mengerikan. Heterophobia - Takut pada lawan jenis. (Sexophobia) Hexakosioihexekontahexaphobia - Takut pada nomor 666. Hierophobia - Takut pada pendeta atau hal-hal keramat. Hippophobia - Takut pada kuda. Hippopotomonstrosesquippedaliophobia - Takut pada kata-kata panjang. Hobophobia - Takut pada gelandangan dan pengemis. Hodophobia - Takut untuk melakukan perjalanan darat. Hormephobia - Takut pada goncangan/getaran. Homichlophobia - Takut pada kabut. Homilophobia - Takut pada khotbah/nasehat. Hominophobia - Takut pada laki-laki. Homophobia - Takut pada kesamaan, monotony atau homoseksual atau menjadi homoseks. Hoplophobia - Takut pada senjata api. Hydrargyophobia - Takut pada obat-obatan yang mengandung merkuri. Hydrophobia - Takut pada air atau rabies. Hydrophobophobia - Takut pada rabies. Hyelophobia or Hyalophobia - Takut pada kaca. Hygrophobia - Takut pada benda cair, kelembabpan. Hylephobia - Takut akan materialisme atau takut akan epilepsi Hylophobia - Takut pada hutan. Hypengyophobia or Hypegiaphobia - Takut untuk melakukan tanggung jawab. Hypnophobia - Takut untuk tidur atau Takut dihipnotis. Hypsiphobia - Takut pada ketinggian.
Iatrophobia - Takut pergi ke doktor atau takut pada doktor. Ichthyophobia - Takut pada ikan. Ideophobia - Takut pada ide-ide. Illyngophobia - Takut vertigo atau merasa pusing jika melihat ke bawah. Iophobia - Takut pada racun. Insectophobia - Takut pada serangga. Isolophobia - Takut diasingkan, atau sendirian. Isopterophobia - Takut pada rayap, serangga yang memakan kayu. Ithyphallophobia - Takut untuk melihat, memikirkan atau mengalami ereksi.
Japanophobia - Takut pada orang jepang. Judeophobia - Takut pada orang yahudi.
Kainolophobia or Kainophobia - Takut akan sesuatu yang baru,ide baru. Kakorrhaphiophobia - Takut akan kegagalan atau dikalahkan. Katagelophobia - Takut ditertawakan. Kathisophobia - Takut untuk duduk. Kenophobia - Takut pada kekosongan atau tempat yang kosong. Keraunophobia or Ceraunophobia - Takut pada guntur dan petir.(Astraphobia, Astrapophobia) Kinetophobia or Kinesophobia - Takut pada gerakan. Kleptophobia - Takut kecurian/mencuri. Koinoniphobia - Takut pada ruangan. Kolpophobia - Takut pada alat kelamin, khusunya alat kelamin wanita. Kopophobia - Takut kelelahan/kepenatan. Koniophobia - Takut pada debu. (Amathophobia) Kosmikophobia - Takut pada fenomena luar angkasa. Kymophobia - Takut pada ombak.gelombang. (Cymophobia) Kynophobia - Takut rabies. Kyphophobia - Takut unutk berhenti.
Lachanophobia - Takut pada sayuran. Laliophobia or Lalophobia - Takut untuk berbicara. Leprophobia or Lepraphobia - Takut pada penyakit kusta. Leukophobia - Takut pada warna putih. Levophobia - Takut pada sesuatu di sebelah kiri tubuh. Ligyrophobia - Takut pada suara keras/kencang. Lilapsophobia-Takut pada topan dan angin puyuh. Limnophobia - Takut pada danau. Linonophobia - Takut pada tali. Liticaphobia - Takut pada tuntutan hukum. Lockiophobia - Takut pada kelahiran anak. Logizomechanophobia - Takut pada komputer. Logophobia - Takut pada kata-kata. Luiphobia - Takut pada shipilis. Lutraphobia - Takut pada berang-berang. Lygophobia - Takut pada kegelapan/takut gelap. Lyssophobia - Takut pada rabies atau menjadi gila.
Macrophobia - Takut akan menunggu lama. Mageirocophobia - Takut untuk memasak. Maieusiophobia - Takut pada kelahiran anak. Malaxophobia - Takut pada permainan cinta. (Sarmassophobia) Maniaphobia - Takut pada kegilaan. Mastigophobia - Takut pada hukuman. Mechanophobia - Takut pada mesin. Medomalacuphobia - Takut kehilangan ereksi. Medorthophobia - Takut pada ereksi penis. Megalophobia - Takut pada benda-benda yang besar. Melissophobia - Takut pada lebah. Melanophobia - Takut pada warna hitam. Melophobia - Takut atau benci musik. Meningitophobia - Takut pada penyakit otak. Menophobia - Takut pada mentruasi. Merinthophobia - Takut terikat atau diikat. Metallophobia - Takut pada logam. Metathesiophobia - Takut pada perubahan. Meteorophobia - Takut pada meteor. Methyphobia - Takut pada alkohol. Metrophobia - Takut atau benci pada puisi. Microbiophobia - Takut pada mikroba. (Bacillophobia) Microphobia - Takut pada benda-benda kecil. Misophobia or Mysophobia - Takut terkontaminasi kotoran atau kuman. Mnemophobia - Takut pada kenangan. Molysmophobia or Molysomophobia - tajut pada kotoran atau kontaminasi. Monophobia - Takut pada pengasingan atau diasingkan. Monopathophobia - Takut pada penyakit tertentu/nyata. Motorphobia - Takut pada kendaraan bermotor. Mottephobia - Takut pada ngengat. Musophobia or Muriphobia - Takut pada tikus. Mycophobia - Takut atau keseganan pada jamur. Mycrophobia - Takut akan benda-benda yang kecil. Myctophobia - Takut gelap/kegelapan. Myrmecophobia - Takut pada semut. Mythophobia - Takut pada mitos atau cerita atau pernyataan salah. Myxophobia - Takut pada kotoran. (Blennophobia)
Nebulaphobia - Takut pada anjing. (Homichlophobia) Necrophobia - Takut mati atau benda/sesuatu yang mati. Nelophobia - Takut pada kaca. Neopharmaphobia - Takut pada obat-obatan baru. Neophobia - Takut pada segala sesuatu yang baru. Nephophobia - Takut pada awan. Noctiphobia - Takut pada malam. Nomatophobia - Takut pada nama. Nosocomephobia - Takut pada rumah sakit. Nosophobia or Nosemaphobia - Takut sakit. Nostophobia - Takut untuk kembali ke rumah. Novercaphobia - Takut pada ibu tiri. Nucleomituphobia - Takut pada senjata nuklir. Nudophobia - Takut telanjang. Numerophobia - Takut pada angka. Nyctohylophobia - Takut pada hutan yang gelap atau hutan pada malam hari Nyctophobia - Takut pada kegelapan atau takut pada malam hari.
Obesophobia - Takut bertambah berat badan. (Pocrescophobia) Ochlophobia - Takut pada kerumunan atau gerombolan orang banyak. Ochophobia - Takut pada kendaraan. Octophobia - Takut pada angka 8. Odontophobia - Takut pada gigi atau preasi gigi. Odynophobia or Odynephobia - Takut sakit/kesakitan. (Algophobia) Oenophobia - Takut pada wine. Oikophobia - Takut pada lingkungan rumah, rumah.(Domatophobia, Eicophobia) Olfactophobia - Takut pada bau-bauan. Ombrophobia - Takut pada hujan atau takut kehujanan. Ommetaphobia or Ommatophobia - Takut pada mata. Oneirophobia - Takut pada mimpi. Oneirogmophobia - Takut mimpi basah. Onomatophobia - Takut mendengarkan kata atau nama tertentu. Ophidiophobia - Takut pada ular. (Snakephobia) Ophthalmophobia - Takut ditatap orang lain. Opiophobia - Takut pada pengalaman doktor pengobatan menulis resep unutk penyakit pasiennya Optophobia - Takut pada mata yang terbuka sebelah. Ornithophobia - Takut pada burung. Orthophobia - Takut pada lahan/properti. Osmophobia or Osphresiophobia - Takut pada bau yang tak sedap. Ostraconophobia - Takut pada kerang. Ouranophobia or Uranophobia - Takut pada surga.
Pagophobia - Takut pada es atau beku. Panthophobia - Takut pada penderitaan dan penyakit. Panophobia or Pantophobia - Takut pada segala hal. Papaphobia - Takut pada Paus(pimpinan tertinggi katholik roma). Papyrophobia - Taut pada kertas. Paralipophobia - Takut untuk mengabaikan tugas dan bertanggung jawab. Paraphobia - Takut pada perbuatan seks tak wajar. Parasitophobia - Takut pada parasit. Paraskavedekatriaphobia - Takut pada hari jumat tanggal 13. Parthenophobia - Takut pada perawan atau wanita muda. Pathophobia - Takut pada penyakit. Patroiophobia - Takut pada keturunan/hal yang baka/abadi. Parturiphobia - Takut pada kelahiran anak. Peccatophobia - Takut berdosa atau membayangkan kejahatan. Pediculophobia - Takut pada kutu. Pediophobia - Takut pada boneka. Pedophobia - Takut pada anak-anak. Peladophobia - Takut pada orang botak/plontos/gundul. Pellagrophobia - Takut pada penyakit yang disebabkan oleh makanan. Peniaphobia - Takut pada kemiskinan. Pentheraphobia - Takut apda ibu mertua. (Novercaphobia) Phagophobia - Takut untuk menelan,makan atau takut dimakan. Phalacrophobia - Takut menjadi botak. Phallophobia - Takut pada penis, terutama yang ereksi. Pharmacophobia - Takut untuk menjalankan pengobatan. Phasmophobia - Takut pada hantu. Phengophobia - Takut pada siang hari atau sinar matahari. Philemaphobia or Philematophobia - Takut berciuman. Philophobia - Takut jatuh cinta atau dicintai. Philosophobia - Takut pada filosofi. Phobophobia - Takut pada phobia. Photoaugliaphobia - Takut pada cahaya terang. Photophobia - Takut pada cahaya. Phonophobia - Takut pada suara,atau suarnya sendiri di telepon. Phronemophobia - Takut unutk berfikir. Phthiriophobia - Takut pada kutu. (Pediculophobia) Phthisiophobia - Takut pada TBC. Placophobia - Takut pada batu nisan. Plutophobia - Takut kaya/menjadi kaya/kekayaan. Pluviophobia - Takut hujan atau kehujanan. Pneumatiphobia - Takut pada roh. Pnigophobia or Pnigerophobia - Takut tersedak atau takut tercekik. Pocrescophobia - Takut bertambah berat badan. (Obesophobia) Pogonophobia - Takut pada jenggot. Poliosophobia - Takut penyakit lumpuh. Politicophobia - Takut atau ketidaksukaan berlebih terhadap politisi. Polyphobia - Takut akan banyak hal. Poinephobia - Takut akan hukuman. Ponophobia - Takut terlalu banyak kerja atau kesakitan. Porphyrophobia - Takut pada warna ungu. Potamophobia - Takut pada sungai atau air mengalir. Potophobia - Takut pada alkohol. Pharmacophobia - Taku pada obat-obatan. Proctophobia - Takut pada rectums. Prosophobia - Takut pada perkembangan. Psellismophobia - Takut berbicara gagap. Psychophobia - Takut pada pikiran. Psychrophobia - Takut pada dingin. Pteromerhanophobia - Takut terbang. Pteronophobia - Takut dikelitik bulu. Pupaphobia - Takut pada boneka/wayang . Pyrexiophobia - Takut pada demam. Pyrophobia - Takut pada api.
Radiophobia - Takut pada radiasi, sinar x. Ranidaphobia - Takut pada katak. Rectophobia - Takut pada rectum atau penyakit dubur. Rhabdophobia
- Takut akan dihukum berat atau dipukul dengan balok, atau dikecam
keras. juga takut pada hal magis. (tongkat sihir) Rhypophobia - Takut buang air besar. Rhytiphobia - Takut mendapat kerutan. Rupophobia - Takut pada debu. Russophobia - Takut pada orang rusia.
Samhainophobia: Takut pada Halloween. Sarmassophobia - Takut pada permainan cinta. (Malaxophobia) Satanophobia - Takut pada setan. Scabiophobia - Takut pada kudis. Scatophobia - Takut pada masalah feses. Scelerophibia - Takut pada orang jahat atau perampok. Sciophobia Sciaphobia - Takut pada bayangan. Scoleciphobia - Takut pada cacing. Scolionophobia - Takut sekolah. Scopophobia or Scoptophobia - Takut dilihat atau ditatap orang. Scotomaphobia - Takut kebutaan visual. Scotophobia - Takut pada keggelapan. (Achluophobia) Scriptophobia - Takut menunggu di tempat umum. Selachophobia - Takut pada hiu. Selaphobia - Takut pada kilasan cahaya Selenophobia - Takut pada bulan. Seplophobia - Takut pada benda membusuk. Sesquipedalophobia - Takut pada kata-kata panjang. Sexophobia - Takut pada lawan jenis. (Heterophobia) Siderodromophobia - Takut pada kereta, rel kereta api atau berpergian dengan kereta api. Siderophobia - Talut pada bintang-bintang di langit. Sinistrophobia - Takut pada benda di sebelah kiri.atau kidal Sinophobia - Takut pada bangsa dan kebudayaan cina. Sitophobia or Sitiophobia - Taut pada makanan atau takut makan. (Cibophobia) Snakephobia - Taut pada ular. (Ophidiophobia) Soceraphobia-Takut pada orang tua angkat. Social Phobia - Takut dievaluasi negatif dalam lingkungan sosial. Sociophobia - Takut pada masyarakat atau orang secara umum. Somniphobia - Takut tidur. Sophophobia - Takut untuk bersandar. Soteriophobia - Takut bergantung pada orang lain. Spacephobia - Takut pada angkasa luar. Spectrophobia - Takut pada hantu. Spermatophobia or Spermophobia - Takut pada kuman. Spheksophobia - Takut pada ngengat. Stasibasiphobia or Stasiphobia - Takut unutk berdiri atau berjalan. (Ambulophobia) Staurophobia - Takut pada salib dan takut disalibkan. Stenophobia - Takut pada benda atau tempat sempit. Stygiophobia or Stigiophobia - Takut pada neraka. Suriphobia - Takut pada tikus. Symbolophobia - Takut pada simbolisme. Symmetrophobia - Takut pada benda simetris. Syngenesophobia - Takut pada orang dekat/keluarga. Syphilophobia - Takut pada syphilis.
Tachophobia - Takut pada kecepatan. Taeniophobia or Teniophobia - Takut pada cacing pita. Taphephobia Taphophobia - Tajut dikubur hidup-hidup atau takut kuburan. Tapinophobia - Takut menular. Taurophobia - Takut pada banteng. Technophobia - Takut pada teknologi. Teleophobia - 1) Takut pada rencana tertentu. 2) takut acara keagamaan. Telephonophobia - Takut pada telepon. Teratophobia - tkut melahirkan anak yang buruk atau takut pada monster atau takut orang berpenampilan buruk. Testophobia - Takut untuk menjalani test. Tetanophobia - Takut kejang mulut atau takut tetanus. Teutophobia - Takut segala sesuatu tetang jerman. Textophobia - Takut pada bahan kain tertentu. Thaasophobia - Takut unutk duduk. Thalassophobia - Takut pada lautan. Thanatophobia or Thantophobia - Takut mati atau sekarat. Theatrophobia - Takut pada teater/bioskop. Theologicophobia - Taut pada teology. Theophobia - Takut pada tuhan atau suatu agama. Thermophobia - Takut kepanasan. Tocophobia - Takut pada kehamilan dan kelahiran anak. Tomophobia - Takut dioperasi. Tonitrophobia - Takut akan guntur. Topophobia - Takut pada tempat atau situasi tertentu, seperti pentas horor. Toxiphobia or Toxophobia or Toxicophobia - Takut pada racun atau tidak sengaja keracunan. Traumatophobia - Takut akan cedera. Tremophobia - Takut menggigil. Trichinophobia - Takut akan penyakit yang diakibatkan oleh cacing pita babi. Trichopathophobia or Trichophobia - Takut pada rambut. (Chaetophobia, Hypertrichophobia) Triskaidekaphobia - Takut pada angka 13. Tropophobia - Takut untuk bergerak maju atau untuk berubah. Trypanophobia - Takut disuntik. Tuberculophobia - Takut TBC. Tyrannophobia - Takut pada tirani.
Uranophobia or Ouranophobia - Takut pada surga. Urophobia - Takut pada urine.
Vaccinophobia - Takut pada vaksinaasi. Venustraphobia - Takut pada wanita cantik. Verbophobia - Takut pada kata-kata. Verminophobia - Takut pada kuman. Vestiphobia - Takut pada pakaian. Virginitiphobia - Takut diperkosa. Vitricophobia - Takut pada ayah angkat.
Walloonphobia - Takut pada Walloons. Wiccaphobia - Takut pada penyihir dan hal berbau sihir.
Xanthophobia - Takut pada warna kuning atau kata "kuning". Xenoglossophobia - Takut akan bahasa asing. Xenophobia - Takut pada orang tak dikenal atau orang asing. Xerophobia - Takut akan kekeringan. Xylophobia - 1) Takut pada objek dari kayu. 2) hutan. Xyrophobia - Takut pada pisau cukur.
Di agama Shinto di Jepang, alam merupakan sesuatu yang disucikan. Untuk
dapat berhubungan dengan alam artinya dapat berdekatan dengan Tuhan.
Objek alam dipuja sebagai roh suci (disebut kami). Terutama pohon Sakaki
atau memiliki bahasa latin Cleyera japonica ini.
Pohon sakaki adalah pohon rimbun dengan daun hijau yang ditemukan di dalam mitologi, literatur dan ritual sakral di Jepang.
Saat musim semi, pohon Sakaki mengeluarkan wewangian dengan bunga putih
yang berguguran diikuti dengan munculnya buah berbentuk kecil merah tua.
Pohon ini tumbuh di bagian bersuhu hangat di Jepang, Korea maupun Cina.
Kojiki (kitab kuno) adalah catatan yang sangat bernilai bagi agama Shinto dan diperkirakan berasal dari abad ke-8. http://anehdidunia.blogspot.com
Berdasarkan tulisan dan referensi lain dari mitologi Jepang, pohon
Sakaki memiliki peran yang signifikan di kisah penciptaan Jepang. Pada
jaman dahulu hidup pasangan suci bernama Izanagi dan Isanami yang
membuat pulau Jepang dan anak-anak mereka menjadi dewa-dewa di berbagai
klan orang Jepang.
Anak perempuan mereka, Amaterasu (Dewi yang bersinar nan agung) lahir
dari mata kiri sang ayah yang akhirnya menjadi Dewi Matahari. Dari dewi
inilah para keluarga kekaisaran Jepang mengakui mereka berasal.
Saudara laki-lakinya Susanoo, dewa badai diberi tugas untuk memimpin
lautan, namun sebelum pergi Susanoo menghancurkan sawah-sawah dan
menyebabkan tempat tinggal Amaterasu porak poranda.
Karena merasa kesal dan marah, Amaterasu akhirnya pergi ke suatu goa dan
menutup diri. Hal ini menyebabkan dunia menjadi gelap gulita.
Untuk memancing Amaterasu keluar dari persembunyiannya, para dewa
akhirnya membawa pohon Sakaki bercabang 500 dari Gunung Kaga di surga
untuk diletakkan di depan pintu goa yang ditinggali Amaterasu.
Di bagian atas cabang pohon Sakaki dipasang 500 permata, dibagian tengah
diletakkan cermin dengan tinggi delapan kaki dan di bagian bawah pohon
di letakkan berbagai persembahan.
Para dewa kemudian membuat kegaduhan dan bersenang-senang di luar goa.
Amaterasu merasa penasaran mengapa para dewa masih bisa bersuka cita
padahal dunia sedang gelap gulita.
Dari luar para dewa mengatakan bahwa di sana terdapat dewi yang lebih
bersinar dari diri Amaterasu. Merasa sangat penasaran dengan pesaingnya
Amaterasu pun keluar dan melihat pantulan dirinya dari cermin yang
terpasang di pohon sakaki.
Sebelum menyadari dirinya dijebak, para dewa melempar shimenawa atau
tali suci dari jerami sebelum pintu goa tertutup. Akhirnya dunia pun
kembali terang dan kehidupan terus berlanjut.
Amaterasu dipuja di Kuil Besae Ise yang merupakan kuil utama di Jepang.
Dewi ini dimanifestasikan dalam cermin yang merupakan salah satu dari
tiga harta kekaisaran Jepang.
Sakaki sendiri di letakkan di shinno-mihashira atau tempat pusat suci
yang bertempat di atas dan dikelilingi oleh bangunan kuil yang terbuat
dari kayu. Biasanya pohon sakaki dipasangi cermin-cermin di kuil Shinto
lainnya. http://anehdidunia.blogspot.com
Pohon sakaki kerap kali dijadikan kiasan dalam berbagai literatur dan
karya-karya seni di Jepang. Sakaki juga disebut dalam penggalan tulisan
kuno keagamaan yang menyebutkan bahwa pohon ini mewakili kesetiaan dan
kestabilan selain itu juga mengekspresikan keberadaan yang abadi dan
kekuatan dewi di kuil tersebut.
Berbagai upacara keagaaman Shinto menggunakan pohon Sakaki dalam
ritualnya. Dalam upacara pita suci yang disebut gohei, menggantung tali
jerami suci atau ranting dari pohon suci sakaki digunakan untuk
memanggil keberadaan roh suci.
Gohei juga dikenal dengan sebutan Oho-nusa atau persembahan suci dan
tetap digunakan dalam berbagai upacara keagamaan penting di Jepang.
Oho-nusa memakai dua tongkat yang dikaitkan berdampingan dan disambung
dengan jerami dan beberapa potongan kertas. Satu tongkat tersebut dibuat
dari kayu pohon sakaki dan yang lainnya dari bambu.
Selain itu, simbol pemujaan di wilayah Izumo yang melibatkan daun sakaki
diikatkan di atas spanduk-spanduk doa yang disebut nobori. Di kuil
Izumo terdapat banyak nobori yang menghiasi wilayah kuil dengan warnanya
yang putih.
Hieroglif Mesir (pengucapan /ˈhaɪərəʊɡlɪf/; dari Yunani ἱερογλύφος
"ukiran suci", dalam Bahasa Inggris hieroglyphic = τὰ ἱερογλυφικά
[γράμματα]) adalah sistem tulisan formal yang digunakan masyarakat Mesir
kuno yang terdiri dari kombinasi elemen logograf dan alfabet. Hieroglif
Mesir merupakan salah satu sistem penulisan paling tua yang dikenal
manusia. Beberapa dari tulisan tersebut berasal dari tahun 3000 sebelum
masehi dan telah digunakan oleh bangsa Mesir selama lebih dari 3000
tahun. Masyarakat Mesir menggunakan hieroglif kursif untuk sastra
keagamaan pada papirus dan kayu. Adapula variasi formal tulisan yang
lebih kecil, yang disebut hieratik dan demotik, namun secara teknis
tulisan tersebut bukan merupakan hieroglif.
Etimologis
Berdasarkan kamus, arti dari hieroglif adalah tulisan dan abjad Mesir
Kuno, yang terdiri atas 700 gambar dan lambang dalam bentuk manusia,
hewan, atau benda; dan lambang tulisan (menyerupai gambar paku) yang
bersifat rahasia atau teka-teki yang sukar dibaca atau dipahami
maknanya. Disebut hieroglif karena ketika orang Yunani pertama kali
melihat tulisan itu, mereka yakin bahwa tulisan tersebut merupakan
tulisan pendeta yang memiliki makna dan tujuan yang suci. Kata hieroglif
berasal dari kata sifat bahasa Yunani yaitu ἱερογλυφικός
(hieroglyphikos), gabungan dari ἱερός (hierós ‘keramat’ atau ‘suci’) dan
γλύφω (glýphō ‘ukiran’, ‘pahatan’, atau glyphs). Kata glyphs sendiri
merujuk pada τὰ ἱερογλυφικὰ γράμματα (tà hieroglyphikà grámmata,
‘kesusastraan ukir pahat’). Kata hieroglyph dalam bahasa Inggris
dijadikan kata benda, menggantikan arti kata hieroglif yang sebenarnya.
Yang seharusnya seperti dalam kalimat sebelumnya, kata hieroglyphic
merupakan sebuah kata sifat, namun sering terjadi kekeliruan dalam
penggunaan kata hieroglyph sebagai sebuah kata benda.
Sejarah dan Perkembangannya
Hieroglif sudah muncul dari sebelum kesusastraan tradisi artistik Mesir.
Contohnya, simbol pada tembikar Gerzean dari tahun 4000 SM menyerupai
penulisan hieroglif. Selama beberapa tahun, prasasti hieroglif yang
pertama kali diketahui adalah Narmer Palette, ditemukan dalam penggalian
di Hierakonpolis (sekarang Kawm al-Ahmar) pada tahun 1890-an, yang
diperkirakan tahun 3200 SM. Bagaimanapun, pada tahun 1998, tim
arkeologis Jerman di bawah pimpinan Günter Dreyer pada penggalian di
Abydos (sekarang Umm el-Qa'ab) menemukan sebuah makam dari seorang
penguasa Predynastic, dan menemukan tiga ratus pahatan nama dari tanah
liat dengan proto-hieroglyphs, tertanggal pada masa Naqada IIIA dari
abad ke-33 Sebelum Masehi. Kalimat pertama yang tertulis penuh dengan
hieroglif sejauh yang ditemukan adalah kesan segel yang ditemukan di
makam Seth-Peribsen yang terletak di Umm el-Qa'ab, tertanggal dari
dinasti kedua. Di zaman Kerajaan Tua, Kerajaan Tengah, dan Kerajaan
Baru, terdapat sekitar 800 hieroglif.
Saat
zaman Greco-Roman, mereka menomori lebih dari 5,000 hieroglif. Pada
abad keempat, beberapa orang mesir akhirnya dapat membaca hieroglif.
Penggunaan hieroglif kemudian berhenti setelah penutupan seluruh gereja
non-kristen pada tahun 391 Masehi oleh Kaisar Roman, Theodosius I; yang
tertulis dalam prasasti terakhir dari Philae, diketahui sebagai The
Graffito of Esmet-Akhom, tahun 396 Masehi. Penemuan hieroglif yang
paling menggemparkan dalam sejarah modern adalah penemuan Batu Rosetta
pada sekitar tahun 1799. Orang yang mendapatkan penghargaan dari
menafsirkan tulisan tersebut adalah Jean Francois Champollion. Pada
awalnya, orang Mesir menggunakan bentuk gambar tulisan yang kasar,
seperti yang digunakan oleh suku-suku primitif di seluruh dunia.
Hieroglif adalah gambar yang masing-masing mewakili objek alamiah.
Matahari digambarkan sebagai piringan, bulan digambarkan dengan bulan
sabit, air digambarkan oleh garis gelombang, orang dengan bentuk orang,
dan lain sebagainya.
Akan
tetapi, tulisan gambar ini tidak dapat mewakili kata-kata atau
benda-benda yang tidak dapat dilihat mata seperti pikiran, cahaya, dan
hari. Sehingga hieroglif pun lebih dianggap sebagai simbol ide daripada
sebuah gambar objek. Piringan dapat juga berarti ‘hari’, bukan hanya
berarti matahari. Ide-ide ini disebut dengan ‘ideogram’. Perkembangan hieroglif selanjutnya
adalah menggunakan gambar, lebih untuk mewakili bunyi daripada untuk
mewakili objek sesungguhnya. Misalnya, sebuah gambar lebah dapat bukan
berarti serangga, melainkan merujuk pada kata ‘lebah’. Daun dapat
memiliki arti ‘percaya’ (kita gunakan kata dalam Bahasa Indonesia untuk
memudahkan dalam menunjukkan bagaimana cara kerjanya). Hieroglif seperti
itu, yang digunakan sebagai bunyi, dikenal dengan nama ‘fonogram’.
Belakangan, orang Mesir dapat menulis kata apa saja yang mereka kenal,
baik kata itu berarti sesuatu yang dapat mereka gambarkan atau tidak.
Dari fonogram tersebut mereka mengembangkan satu seri tanda,
masing-masing mewakili satu huruf. Dalam penulisan, orang Mesir hanya
menggunakan huruf konsonan (huruf mati) saja. Misalnya, kata ‘minum’
hanya akan ditulis ‘mnm’ (tentunya dengan menggunakan tulisan Mesir).
Orang Mesir juga terus menggunakan simbol-simbol lama dalam tulisan
mereka seperti ideogram, fonogram, dan picturegram (tulisan gambar)
semuanya digabungkan. Seiring berjalannya waktu, tulisan tersebut
menjadisangat rumit sehingga tidak mudah dimengerti oleh orang awam. http://anehdidunia.blogspot.com
Sistem Penulisan
Penulisan hieroglif dapat dimulai dari kanan ke kiri, kiri ke kanan,
atau dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas, tetapi biasanya dimulai
dari kanan ke kiri (seperti dalam penulisan Arab, walaupun dalam
penulisan formal zaman sekarang ini menggunakan kiri ke kanan).
Jenis Hieroglif
Hieroglif terdiri dari tiga macam glyph yaitu phonetic glyphs, termasuk
karakter satu konsonan yang berfungsi seperti abjad, logographs; dan
semagram (simbol semantik yang menentukan makna), yang membatasi arti
dari logographic atau kata-kata fonetis.
Secara visual, keseluruhan hieroglif kurang lebih bersifat kiasan:
mereka merepresentasikan elemen yang nyata ataupun ilusional, terkadang
menyesuaikan dengan mode dan disederhanakan, tetapi secara umum
benar-benar dikenal dalam tanda. Bagaimanapun, simbol atau tanda yang
sama, berdasarkan konteksnya, dapat diinterpretasikan dalam
bermacam-macam cara yaitu sebagai fonogram (phonetic reading), sebagai
logogram, atau sebagai ideogram (semagram; determinative, semantic
reading).
Kebanyakan simbol atau bentuk hieroglif merupakan fonetis alam, yang
berarti bahwa simbol tersebut dibaca dan dibuat sesuai dengan
karakteristik visualnya. Gambar dari mata dapat menjelaskan kata ‘mata’
itu sendiri dan kata ‘saya’ dalam bahasa Inggris (‘eye’ dan ‘I’). Gambar
mata itu disebut dengan fonogram dari kata ‘I’. Bentuk fonogram dengan
satu konsonan disebut mono- atau tanda uniliteral; dengan dua konsonan,
tanda biliteral; dengan tiga konsonan disebut tanda triliteral. Dua
puluh empat tanda uniliteral disebut abjad hieroglif. Penulisan
hieroglif Mesir normalnya tidak mengindikasikan huruf vokal seperti A,
I, U, E, O.
Penulisan Mesir sering kali pleonastis atau berlebihan. Ini sering kali
terjadi dalam sebuah kata yang harus diikuti oleh sejumlah karakter
penulisan yang memiliki kesamaan pengucapan. Contohnya, kata nfr, yang
memiliki arti ‘cantik, baik, sempurna’, ditulis dalam triliteral yang
unik.
Bagaimanapun, hal ini sangat biasa ditambahkan dalam triliteral,
uniliteral untuk f dan r. Kata tersebut dapat ditulis sebagai nfr+f+r
namun tetap dibaca dengan nfr. Dua karakter abjad ditambahkan demi
kejelasan ejaan dari hieroglif
triliteral yang terdahulu. Karakter berlebihan yang mengikuti tanda
biliteral atau triliteral disebut phonetic complements atau pelengkap
fonetis. Dapat ditempatkan di depan tanda (jarang), setelah tanda
(seperti ketentuan umumnya), atau bahkan dikeduanya. http://anehdidunia.blogspot.com
Selain interpretasi fonetis, karakter atau simbol-simbol juga dapat
dimaknai dengan membaca, dalam hal ini logogram diucapkan (atau
ideogram) dan semagram (sering disebut juga dengan determinative). Logogram
Hieroglif digunakan sebagai logogram untuk menegaskan suatu objek yang
merupakan sebuah gambar. Untuk itu logogram merupakan benda biasa yang
sering digunakan. Dalam teori, seluruh hieroglif memiliki kemampuan
untuk digunakan sebagai logogram. Logogram dapat ditemani dengan
pelengkap fonetis.
Determinatives atau semagram (simbol semantik yang menentukan makna)
ditempatkan di akhir dari sebuah kata. Karakter ini bertujuan untuk
mengklarifikasi tentang apakah sebuah kata itu, seperti homofonik
glyphs.